Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

UNSURYA JAKARTA
Berita

Mahasiswa Teknik Industri UNSURYA Latih Karang Taruna Produksi Kombucha, Dorong Jiwa Wirausaha

Mahasiswa Teknik Industri UNSURYA melatih Karang Taruna memproduksi kombucha sehat, sekaligus meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan.

Mahasiswa Teknik Industri UNSURYA Latih Karang Taruna Produksi Kombucha, Dorong Jiwa Wirausaha

Mahasiswa Teknik Industri UNSURYA Gelar PKM-MB Bersama Karang Taruna Halim Perdanakusuma

Dosen, Mahasiswa, dan Karang Taruna Berkolaborasi

Mengenalkan Kombucha sebagai Produk Sehat Bernilai Ekonomi

Mahasiswa Belajar Langsung Bersama Masyarakat

PKM Menjadi Wadah Pengembangan Soft Skill Mahasiswa

Kesimpulan

Memiliki kemampuan akademik saja kini belum cukup untuk menghadapi dunia kerja. Mahasiswa juga dituntut mampu mengaplikasikan ilmu yang dipelajari melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, berbagai program pengabdian masyarakat menjadi salah satu sarana penting bagi perguruan tinggi untuk melatih mahasiswa agar memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, sekaligus menciptakan solusi atas berbagai potensi yang dimiliki masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Dirgantara dan Industri (FTDI) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat-Mahasiswa Berdampak (PKM-MB). Kegiatan ini mengajak mahasiswa bekerja sama dengan Karang Taruna RW 08 Halim Perdanakusuma untuk memberikan pelatihan pengolahan kombucha sehat sekaligus memperkenalkan peluang usaha berbasis pangan fermentasi yang memiliki nilai ekonomi.

Mahasiswa Teknik Industri UNSURYA Gelar PKM-MB Bersama Karang Taruna Halim Perdanakusuma

Program Pengabdian kepada Masyarakat-Mahasiswa Berdampak (PKM-MB) dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di Aula RW 08 Kelurahan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kegiatan mengusung tema "Pengolahan Industri Kombucha Sehat: Program Pengabdian Teknik Industri bagi Pemuda Karang Taruna Unit RW 08 Halim Perdanakusuma" sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan pengalaman belajar nyata bagi mahasiswa melalui kolaborasi langsung dengan masyarakat.

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam proses produksi kombucha, penerapan standar higienitas dan keamanan pangan, teknik pengemasan, branding produk, hingga penguatan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal agar mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.

Dosen, Mahasiswa, dan Karang Taruna Berkolaborasi

Program PKM-MB dipimpin oleh Ibu Ersha Mayori, S.Si., M.Han., selaku Sekretaris Program Studi Teknik Industri sekaligus Staf Pribadi Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Kegiatan ini juga didampingi oleh Ibu Cynthia Rahmawati, S.Si., M.Si.(Han.), Kepala Bagian Kerja Sama sekaligus dosen mata kuliah Kewirausahaan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA). Kegiatan dibuka oleh Ketua RW 08 Halim Perdanakusuma, Hermawan, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dan Karang Taruna dalam membangun kapasitas generasi muda.

Sementara itu, Ersha Mayori menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Mengenalkan Kombucha sebagai Produk Sehat Bernilai Ekonomi

Karang Taruna RW 08 Halim Perdanakusuma dipilih sebagai mitra kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Selain didukung ketersediaan bahan baku yang mudah diperoleh, wilayah ini juga memiliki banyak pemuda usia produktif serta peluang pasar yang semakin terbuka seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap minuman sehat.

Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan bahwa kombucha tidak hanya memiliki nilai sebagai minuman fermentasi yang menyehatkan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi menjadi sumber usaha masyarakat.

Materi yang diberikan meliputi:

  • pengenalan kombucha dan peluang usahanya;
  • proses produksi sesuai standar higienitas;
  • penerapan keamanan pangan;
  • teknik pengemasan produk;
  • branding produk; serta
  • dasar-dasar kewirausahaan.

Mahasiswa Belajar Langsung Bersama Masyarakat

Sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Teknik Industri berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan PKM-MB. Mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari:

  • penyusunan materi pelatihan;
  • demonstrasi proses produksi kombucha;
  • pendampingan peserta saat praktik;
  • dokumentasi kegiatan; hingga
  • evaluasi pelaksanaan program.

Sebagai bagian dari pengalaman belajar, peserta juga berkesempatan mencicipi kombucha hasil fermentasi sebelumnya sehingga dapat mengenali karakteristik produk yang baik dari segi rasa, aroma, maupun kualitas hasil fermentasi.

Melalui keterlibatan langsung tersebut, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan bersama masyarakat.

PKM Menjadi Wadah Pengembangan Soft Skill Mahasiswa

Program pengabdian masyarakat seperti PKM-MB memberikan pengalaman belajar yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Mahasiswa belajar berinteraksi dengan masyarakat, memahami kebutuhan mitra, menyampaikan materi secara komunikatif, hingga menerapkan ilmu teknik industri untuk kegiatan dan kebutuhan sehari-hari. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja karena lulusan saat ini tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu bekerja sama, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, serta menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kesimpulan

Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat-Mahasiswa Berdampak (PKM-MB) oleh mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Dirgantara dan Industri Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan.

Jika kamu ingin kuliah di bidang teknik dengan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga melibatkan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dapat menjadi pilihan. Kunjungi website unsurya.id untuk informasi program studi, biaya kuliah, jadwal, dan pendaftaran. Ikuti juga Instagram, TikTok,  LinkedIn, atau bergabung di Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar tidak ketinggalan informasi seputar pendidikan tinggi, beasiswa, dan penerimaan mahasiswa baru.

Artikel ini merupakan hasil saduran dan pengembangan informasi dari berita resmi Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA). Informasi disusun kembali dengan bahasa yang lebih sederhana agar mudah dipahami oleh pembaca Komunitas Kuliah tanpa mengubah substansi utama kegiatan.